TEPUNG JANGKRIK tjap "JANGKRIK JINGKRAK"

TEPUNG JANGKRIK tjap "JANGKRIK JINGKRAK"
Tepung Jangkrik Siap kirim ke seluruh pelosok Indonesia, cocok untuk segala jenis burung kesayangan anda (Sudah teruji bagus di PLECI dan CIBLEK) dengan komposisi 80% jangkrik asli dan 20% bahan alami pilihan ... Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.000/bks,isi per bungkus 100 gram..Untuk pemesanan Tepung Jangkrik minimum order 4 bks blm termasuk ongkir. silakan SMS/Telp 021-93086555. Terima Reseller minimum order 10 bks (harga khusus GROSIR).Untuk pengambilan eceran 1 bks silakan datang aja lngsng ke Komp BPK 5 blok G no 24 Gandul-Cinere. Area Bekasi silakan hubungi Reseller kami : 1. Pondok Ungu Permai Sektor 5 blok E-3 no.30 Dekat Marakash Square.Bekasi, Indonesia 085219306031 Area Bogor silahkan hubungi : 1. Perum Darmaga Pratama Blok P5 no 11 Ciampea,Bogor 085211371110 Area Tangerang silahkan hubungi : 1. Komplek Eka Bakti blok BB 72 belakang WTC Serpong 02194165377 Area Palembang silahkan hubungi : 1. Batu Marta unit 12,kecamatan Sinar Paninjauan,Kab OKU Induk,Baturaja, Palembang 087713777783 Area Semarang silahkan hubungi : 1. Jl. Tegal Sari Sendang 3 No.28 Rt 03 Rw 04, Semarang, Jawa Tengah 085712366777

Senin, 19 Maret 2012

Waspada Kroto Berformalin

Kroto atau telur semut rangrang merupakan makanan favorit bagi burung Murai Batu kesayangan kita yang mengandung banyak protein dan manfaat lainnya. Seiring perkembangan dan majunya dunia perburungan nusantara akibatnya berbanding lurus pula akan permintaan kroto yang semakin tinggi dipasaran para kicau mania dan mancing mania.Hukum pasar pun berlaku bila permintaan tinggi barang kurang dipasaran maka harga pun melambung tinggi.Akibatnya timbullah oknum yang memanfaatkan kesempatan secara negatif.
Untuk daya tahan,kroto tidak menimbulkan bau dalam dua hari.Lebih dari itu kualitas kroto akan jelek dan murah bahkan tidak laku dipasaran.

Timbullah ide negatif dari sebagian oknum dipasaran yang memberikan kroto itu formalin agar tahan lama dan awet serta tidak berbau.Formalin sudah sangat umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Di sektor industri sebenarnya formalin sangat banyak manfaatnya. Formaldehid memiliki banyak manfaat, seperti anti bakteri atau pembunuh kuman sehingga dimanfaatkan untuk pembersih lantai, kapal, gudang dan pakaian, pembasmi lalat dan berbagai serangga lain. Dalam dunia fotografi biasaya digunakan untuk pengeras lapisan gelatin dan kertas. Bahan pembuatan pupuk dalam bentuk urea, bahan pembuatan produk parfum, pengawet produk kosmetika, pengeras kuku dan bahan untuk insulasi busa. Formalin juga dipakai sebagai pencegah korosi untuk sumur minyak.. Di bidang industri kayu sebagai bahan perekat untuk produk kayu lapis (plywood). Dalam konsentrasi yag sangat kecil (<1 persen) digunakan sebagai pengawet untuk berbagai barang konsumen seperti pembersih rumah tangga, cairan pencuci piring, pelembut, perawat sepatu, shampoo mobil, lilin dan karpet. Di industri perikanan, formalin digunakan untuk menghilangkan bakteri yang biasa hidup di sisik ikan. Formalin diketahui sering digunakan dan efektif dalam pengobatan penyakit ikan akibat ektoparasit seperti fluke dan kulit berlendir. Meskipun demikian, bahan ini juga sangat beracun bagi ikan. Ambang batas amannya sangat rendah, sehinggga terkadang ikan yang diobati malah mati akibat formalin daripada akibat penyakitnya. Formalin banyak digunakan dalam pengawetan specimen ikan untuk keperluan penelitian dan identifikasi. Di dunia kedokteran formalin digunakan untuk pengawetan mayat manusia untuk dipakai dalam pendidikan mahasiswa kedokteran. Untuk pengawetan biasanya digunakan formalin dengan konsentrasi 10%.

Bahaya kroto berformalin terhadap Murai kesayangan kita dalam dosis tertentu jangka panjang secara bermakna mengakibatkan kanker saluran cerna seperti adenocarcinoma pylorus, preneoplastic hyperplasia pylorus dan adenocarcinoma duodenum. Penelitian lainnya menyebutkan pengingkatan resiko kanker faring (tenggorokan), sinus dan cavum nasal (hidung) pada pekerja tekstil akibat paparan formalin melalui hirupan.
Menurut IPCS (International Programme on Chemical Safety), secara umum ambang batas aman di dalam tubuh adalah 1 miligram per liter. IPCS adalah lembaga khusus dari tiga organisasi di PBB, yaitu ILO, UNEP, serta WHO, yang mengkhususkan pada keselamatan penggunaan bahan kimiawi. Bila formalin masuk ke tubuh melebihi ambang batas tgersebut maka dapat mengakibatkan gangguan pada organ dan system tubuh manusia. Akibat yang ditimbulkan tersebut dapat terjadi dalam waktu singkat atau jangka pendek dan dalam jangka panjang, bisa melalui hirupan, kontak langsung atau tertelan.

Akibat jangka pendek yang terjadi biasanya bila terpapar formalin dalam jumlah yang banyak, Tanda dan gejala akut atau jangka pendek yang dapat terjadi adalah bersin, radang tonsil, radang tenggorokan, sakit dada, yang berlebihan, lelah, jantung berdebar, sakit kepala, mual, diare dan muntah. Pada konsentrasi yang sangat tinggi dapat menyebabkan kematian.

Bila terhirup formalin mengakibatkan iritasi pada hidung dan tenggorokan, gangguan pernafasan, rasa terbakar pada hidung dan tenggorokan serta batuk-batuk. Kerusakan jaringan sistem saluran pernafasan bisa mengganggu paru-paru berupa pneumonia (radang paru) atau edema paru ( pembengkakan paru).

Bila terkena kulit dapat menimbulkan perubahan warna, kulit menjadi merah, mengeras, mati rasa dan ada rasa terbakar. Apabila terkena mata dapat menimbulkan iritasi mata sehingga mata memerah, rasanya sakit, gata-gatal, penglihatan kabur dan mengeluarkan air mata. Bila merupakan bahan berkonsentrasi tinggi maka formalin dapat menyebabkan pengeluaran air mata yang hebat dan terjadi kerusakan pada lensa mata.

Apabila tertelan maka mulut, tenggorokan dan perut terasa terbakar, sakit menelan, mual, muntah dan diare, kemungkinan terjadi pendarahan , sakit perut yang hebat, sakit kepala, hipotensi (tekanan darah rendah), kejang, tidak sadar hingga koma. Selain itu juga dapat terjadi kerusakan hati, jantung, otak, limpa, pankreas, sistem susunan syaraf pusat dan ginjal.

Meskipun dalam jumlah kecil, dalam jangka panjang formalin juga bisa mengakibatkan banyak gangguan organ tubuh. Apabila terhirup dalam jangka lama maka akan menimbulkan sakit kepala, gangguan sakit kepala, gangguan pernafasan, batuk-batuk, radang selaput lendir hidung, mual, mengantuk, luka pada ginjal dan sensitasi pada paru. Gangguan otak mengakibatk efek neuropsikologis meliputi gangguan tidur, cepat marah, gangguan emosi, keseimbangan terganggu, kehilangan konsentrasi, daya ingat berkurang dan gangguan perilaku lainnya. Dalam jangka panjang dapat terjadi gangguan haid dan kemandulan pada perempuan. Kanker pada hidung, ronggga hidung, mulut, tenggorokan, paru dan otak juga bisa terjadi.

Apabila terkena kulit, kulit terasa panas, mati rasa, gatal-gatal serta memerah, kerusakan pada jari tangan, pengerasan kulit dan kepekaan pada kulit, dan terjadi radang kulit yang menimbulkan gelembung. Jika terkena mata, bahaya yang paling menonjol adalah terjadinya radang selaput mata. Jika tertelan akan menimbulkan iritasi pada saluran pernafasan, muntah-muntah dan kepala pusing, rasa terbakar pada tenggorokan, penurunan suhu badan dan rasa gatal di dada.

Bagaimana baiknya kita memilih kroto yang tidak berformalin :
1. Hindari beli kroto yang cenderung terlalu bersih,bahkan tidak ada semut rangrangnya sama sekali karena kroto alami biasanya semut rangrang itu selalu menggendong telurnya.
2. Bila dijemur kroto yang mengandung formalin biasanya tidak akan dikerubutin lalat berbeda sebaliknya dengan kroto yang alami
3.Kroto yang berformalin cenderung warnanya lebih cerah
4.Jangan memilih kroto yang berbau santan karena tidak bagus buat pencernaan

Tetaplah waspada dalam pemberian pakan terhadap burung kesayangan kita yang sudah tidak murah lagi harganya ... salam Murai !

Penulis : Ayahnya Aiz
dari berbagai sumber

Minggu, 18 Maret 2012

Manfaat dan khasiat Tepung Jangkrik

Manfaat dan khasiat tepung jangkrik pada burung kesayangan kita adalah Untuk meningkatkan power suara burung dan meningkatkan birahi, sehingga burung akan semakin kuat dan mempercepat burung yang tadinya malas bunyi menjadi rajin bunyi/gacor kembali.
Berdasar penelitian ilmiah,
Jangkrik mengandung 105,49 ppm hormon progesteron dan 259,535 hormon esterogen. hormon itu diketahui baik untuk membangun vitalitas perempuan. Misalnya, bermanfaat untuk pertumbuhan sekunder serta kesuburan, di samping bisa mengurangi rasa nyeri saat menopause dan membuat siklus menstruasi lancar.
Jangkrik juga menghasilkan sumber energi 4,87 kalori per gram, jauh di atas bahan makanan lainnya, data penelitian menyebutkan jangkrik memiliki senyawa kimia seperti asam amino yang dibutuhkan untuk proses pembentukan sel. Selain itu, jangkrik juga mengandung glutation (GSH) dan berfungsi sebagai antioksidan alami pada tubuh manusia
Kandungan kandungan proteinnya yang mencapai 57,32 persen (sesuai penelitian Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Sudirman Purwokerto) membuat jangkrik layak untuk dikonsumsi manusia.
(http://faisal2008.blogdetik.com/2009/09/22/manfaat-jangkrik/)
Komposisi Asam Amino pada Jangkrik Kalung
No. Jenis Asam Amino Jumlah (mg/g)
1. Aspartat 8,76
2. Glumatat 5,98
3. Serin 4,03
4. Glysin 3,41
5. Threonin 4,03
6. Alanin 3,77
7. Tirosin 8,11
8. Valin 5,16
9 Metionin 0,79
10. Sistein 44,76
11. Leusin 4,81
 Dari data tersebut dapat dilihat bahwa pada jangkrik kalung, sistein merupakan jenis asam amino dengan jumlah tertinggi. Senyawa ini sangat dibutuhkan dalam proses pembentukan GSH (glutation) yang merupakan zat antioksidan alami dalam tubuh manusia. Dengan demikian dapat diasumsikan bahwa jangkrik kalung dapat dimanfaatkan sebagai zat antioksidan dengan kandungan protein jangkrik kalung yang cukup tinggi, yaitu sebesar 57,32 %.
Selain hal yang telah dipaparkan diatas, tepung jangkrik juga telah memiliki fatwa halalnya yakni berdasar keputusan fatwa MUI nomor Kep-139/MUI/IV/2000, membudidayakan jangkrik untuk diambil manfaatnya, misalnya untuk obat-obatan atau kosmetika boleh (mubah) dan halal, sepanjang tidak menimbulkan bahaya atau mudharat. Begitu juga untuk dimakan atau dijual hukumnya adalah mubah dan halal. Fatwa ini berlaku sejak 25 Desember 1999 (Halal Guide, 2006).
Mengingat banyak sekali kandungan gizi dalam tepung jangkrik. Namun, pengetahuan masyarakat tentang kandungan tepung jangkrik ini pada umumnya masih sangat terbatas, hal ini dikarenakan belum tersebar dan berkembangnya informasi mengenai inovasi yang dapat menggugah konsumen untuk memanfaatkan tepung jangkrik sebagai bahan pangan.
 Selain itu, berdasarkan penelitian Ir Prayitno, MSi, minyak jangkrik mengandung DHA, ARA, Omega 3 dan Omega 6. Yakni suplemen yang membantu dalam pertumbuhan kecerdasan otak anak-anak.(Suara Merdeka, 19 Januari 2006).

Untuk pemesanan Tepung Jangkrik bisa menghubungi/sms klik link no telpnya untuk info pastinya 02193086555 minimal order 4 bks isi 100 gr harga per bungkusnya 13500 belum termasuk ongkos kirim ke nusantara.

Panduan Harga Murai Batu Asal Aceh ekor putih di tahun 2012

Just Info…
Hasil olah TKP bulan Maret 2012.
Harga MB MH asal aceh ekor putih

Dari pemikat harga : 800 - 900 k

Masuk ke pengepool di Aceh : 1000 belum makan foor. - 1350 - 1500 sudah makan foor .- 2000 - 3000 sudah bunyi .- 3500 – 5000 kelas LATBER bawah.-5000 – 10000 kelas LATBER menengah.- 11000 sampai tak terhingga untuk kelas regional dan nasional (tergantung kwalitas, posisi masih di Aceh).
Untuk MB MH asal daerah tertentu harga berfariatif.

Masuk ke pengepool di Medan : 1100 - 1200 belum makan foor.- 1250 - 1500 sudah makan foor (tergantung kwalitas, posisi masih di Medan).

Masuk ke Pengepool di Jakarta : 1600 - 1750 belom makan foor.- 1750 - 2500 sudah makan foor.- 2500 - 3500 sudah mulai bunyi (tergantung kwalitas).

Hanya untuk Share ajah…..
MAAF KALAU ADA YANG SALAH……

Sumber : Indra Jenggot

Jumat, 10 Februari 2012

Murai Batu Medan bermigrasi ke Aceh ??

Ada sebuah pertanyaan tentang kontroversi masih adakah MB asal Medan disebuah forum Murai Batu di Facebook? dan ada suatu jawaban menggelitik dan terkadang melakukan sebuah pembenaran atas jawabannya tanpa mengetahui latarbelakang dari spesies Murai Batu tersebut ,Jawabannya dari seorang membernya mengatakan bahwa "Murai Batu dapat bermigrasi dan berpindah-pindah tempat jadi bisa menetap dimana saja untuk berkembang biak", Hingga akhirnya memaksa saya mencari tahu literatur atas sebuah jawaban sesungguhnya seperti apa ..


Kata migrasi diturunkan dari kata migrat (Latin) yang berarti pergi dari satu tempat ke tempat lain atau juga bermakna bepergian ke berbagai tempat (Peterson, 1986). Migrasi dalam kehidupan hewan dapat didefinisikan sebagai pergerakan musiman yang dilakukan secara terus menerus dari satu tempat ke tempat lain dan kembali ke tempat semula, biasanya dilakukan dalam dua musim yang meliputi datang dan kembali ke daerah perkembangbiakan (Alikondra, 1990).
Migrasi merupakan pola adaptasi perilaku yang dilakukan oleh beberapa jenis satwa liar. Pola migrasi yang dilakukannyapun berbeda setiap jenis satwa, tergantung pada keadaan, waktu dan berbagai penyebab keadaan. Ada yang melakukan migrasi karena satwa tersebut pergi untuk mendapatkan makanan, perkembangbiakan dan perubahan musim pada bumi belahan utara maupun selatan sehingga menuntut satwa berpindah untuk mempertahankan hidupnya, baik dari dingin maupun panas.
Pada dasarnya, Migrasi dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu migrasi musiman dan migrasi harian. Migrasi musiman biasanya berhubungan dengan perubahan iklim. Migrasi ini dapat dilakukan menurut garis lintang, ketinggian tempat maupun secara lokal, sedangkan migrasi harian disebut juga pergerakan harian karena beberapa satwa liar melakukan pergerakan harian selama 24 jam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Burung Murai Batu adalah salah satu spesies Hewan Endemik. Fauna atau binatang endemik adalah gejala yang dialami oleh organisme (fauna) untuk menjadi unik pada satu lokasi geografi tertentu, seperti pulau, negara, atau zona ekologi tertentu. Untuk dapat dikatakan endemik suatu satwa harus ditemukan hanya di suatu tempat dan tidak ditemukan di tempat lain. Jadi walaupun memiliki sayap, tidak akan MB itu bermigrasi ke wilayah lain yang bukan endemiknya berbeda dengan Kacer dan Cucak Ijo yg berpindah tempat. Oleh karena itu MB asal daerah masing-masing memiliki karakter dan ciri tersendiri yang terbentuk. Ini sebuah jawaban yang cerdas yang saya temui dari om Indra Gondrong ( Maaf saya ga mau nyebutnya Indra Botak ahihihiy). 


Jika memang Murai Batu itu dapat bermigrasi sudah barang tentu MB asal Lampung yang terancam punah akibat illegal logging secara massif terdekat akan mudah ditemui di daerah Banten atau Jawa Barat ? Kenyataannya tidak bukan ... Atau jenis burung Jalak Bali yang merupakan satwa endemik Pulau Bali mengapa hanya ditemui di Pulau Bali saja ? tidak ada di wilayah Madura atau pun Jawa Timur ? Padahal Jalak Bali itu burung juga yang punya sayap dan dapat bebas berterbangan kemanapun mereka mau untuk mencari makan ataupun berkembang biak ... Dan untuk apapula fungsinya MB dikelompokkan dalam banyak beberapa spesies, jika tidak memiliki ciri dan karakteristik khusus dari asal masing masing daerah MB nya.

Akibat dari sifatnya yang endemik tersebut , Murai Batu (MB) dapat dikelompokkan dalam beberapa spesies dan beberapa subspesies yaitu :

A. Copsychus malabaricus (White Rumped Shama) terdiri dari 19 sub-species:
  1. Copsychus interpositus (Nepal, India, Myanmar, Yunan -China, Thailand dan Indochina)
  2. Copsychus stricklandii (Sabah, Kalimantan)
  3. Copsychus andamanensis (Andaman, Nicobar)
  4. Copsychus albiventris (Andaman)
  5. Copsychus indicus (Nepal, Indochina)
  6. Copsychus pellogynus (Myanmar, Peninsular)
  7. Copsychus minor (Hainan-China)
  8. Copsychus mallopercnus (Malaysia)
  9. Copsychus javanus (Jawa Barat dan Jawa Tengah)
  10. Copsychus omissus
  11. Copsychus barbouri (Maratua, Kalimantan Timur)
  12. Copsychus leggei (Sri Lanka)
  13. Copsychus malabaricus (India)
  14. Copsychus macrourus (Con Son, Vietnam Selatan)
  15. Copsychus tricolor (Malaysia, Sumatra, Natuna Island dan Anamba)
  16. Copsychus melanurus (Sumatra bagian Barat, Enggano)
  17. Copsychus suavis (Sarawak, Kalimantan)
  18. Copsychus mirabilis (Prinsen Island)
  19. Copsychus nigricauda (Kangean Island)
B. Copsychus luzoniensis (White Browed Shama) terdiri dari 4 subspecies, yaitu :
  1. Copsychus luzoniensis (Luzon, Catanduanes)
  2. Copsychus parvimaculatus (Polillo)
  3. Copsychus shemleyi (Marinduque)
  4. Copsychus superciliaris (Masbate, Negros, Panay, Ticao).
C.  Copsychus niger (White Vented Shama): Tersebar di Palawan, Calamian, Balabac, Sabang (all in Philippines).
D. Copsychus cebuensis (Black Shama): Hidup di wilayah Cebu Philippines.
E. Trichixos pyrropygus (Orange Tailed Shama / Rufous Tailed Shama): Penyebaran di Way Kambas, Thailand, Malaysia dan Borneo._omkicau-
Dan secara istilah dalam pasaran yang dikenal di Indonesia , Murai Batu dikenal dengan nama :
1. Murai Batu Asal Aceh terdapat banyak jenis. Bahkan saking beragam jenisnya banyak yang menyangka MB Aceh ini di cap MB Medan, bahkan MB Lampung dilihat dari jenis ekor yang ada putihnya. Jika ekornya hitam orang-oraang cenderung menyangkanya MB Nias
2.Murai Batu Medan yang sekarang sudah sulit dijumpai dipasaran karena sudah sulit didapat bahkan boleh dikatakan langka/hampir punah.
3. Murai Batu Lampung ,, MB ini pun yang terkenal asli Kota Agung ,akan tetapi nasibnya sama seperti MB Medan sudah susah didapat dan bisa dikatakan hampir punah akibat dari pembalakan hutan secara massif dan liar/Illegal Logging.
4. Murai Batu Jambi dan Bengkulu
5. Murai Batu Larwo/Jawa . Ini pun sama sudah bisa dibilang hampir punah dan langka dihabitat aslinya. Dahulu banyak ditemui di sekitar Gunung Krakatau dan Ujung Kulon,Banten
6. Murai Batu Kalimantan/Borneo. MB ini masih sangat banyak dihabitat aslinya di Pulau Kalimantan yang terkenal dengan ciri khasnya yang eksotis ketika bernyanyi dengan menggembungkan badannya yang seksi.
7. Murai Batu Nias . Dikenal pertama kali secara umum oleh masyarakat Indonesia dengan keindahan ekor hitamnya yang merata .


8. Murai Batu Pasaman asal Sumatera Barat.


9. Murai Batu Natuna. 
Semoga tulisan ini bisa menjadi pencerahan tentang sifat MB yang endemik khususnya MB asli Indonesia. Salam Murai ...
Penulis : Ayahnya Aiz



Senin, 06 Februari 2012

MB dari Kepulauan Kecil di sekitar Aceh

Kadang orang banyak menilai setiap MB Ekor Hitam adalah MB Nias, dengan tulisan saya ini mencoba mengupas Jenis Murai Batu Ekor Hitam ( Black Tailed Shama)

MB Nias kebanyakan berekor hitam mulus, sama seperti MB dari Siemelu (orang Aceh bilang MB Sinabang Cirinya: body agak kecil kepala kecil ekor pendek biasanya ), sama dgn MB Mentawai dan Pulau Pagai (orang Sumbar bilang MB Pagai).MB dari pulau Lasia ( cirinya: bodynya gede ekor agak panjang), Mb pulau lempuyang (Cirinya :dari ke 6 pasang ekornya, 3 dari atas item total, 3 kebawahnya lg ada warna putih berdiameter 1cm pada ujungnya. Mb dari Sabang (cirinya hampir mirip dgn Mb Lempuyang hanya ekor lebih panjang sayang jenis sudah langka,susah didapat dipasaran) mb Kesemuanya adalah MB kepulauan.

            MB asal Sinabang/ Simelu terkadang ada totol putih sedikit di ujung ekornya


                         MB asal P.Lasia, Aceh . bodi lebih besar dari MB Sinabang/Simelu


                 MB asal P. Sabang, Aceh diusia muda ekornya mencapai 23 - 26 cm


                             MB asal Lempuyang, Aceh susunan ekor putihnya 3 hitamnya 3 


Secara umum kualitas mental tempur MB ekor hitam sangat bagus dan bersuara tembus,melengking hanya saja minusnya sering ngeban dan ngukluk yang diulang ulang , tapi dengan seiring bertambah usia mapannya MB tersebut akan makin stabil dalam berolah vokalnya. Terbukti sekarang sudah mulai banyak MB ekor hitam yang tampil dan juara di ajang kontes MB Nasional . Jadi tetap semangatlah walau anda memiliki MB yang sebelumnya dianaktirikan dan dibilang MB murahan tapi dengan seiring waktu terjawab sudah kehebatan MB ekor Hitam ini yang mampu turun 3 sesi dalam kontes. Semangat kawan dan jangan menyerah.Jangan Ragu gantangkan ekor hitam dalam setiap even. Salam Metal (MB Blakctail) mania ...


Sumber : Ismu Ista 
Foto      : Qorry S dan Mbah Djenggot
Penulis  : Ayahnya Aiz

Kamis, 12 Januari 2012

Salah Kaprahnya Penanganan Kasus Flu Burung ...


HENTIKAN VAKSINASI UNGGAS

Saya kutip lengkap tulisan Dr. drh, Edi Boedi Santoso, MP (Dosen Fakultas Kedokteran Hewan UGM Yogyakarta)
Salam,


Merespon adanya kasus flu burung di Indonsia yang telah menimbulkan panik dan rasa takut pada sebagian masyarakat serta cenderung menimbulkan konflik horizontal antara pemelihara unggas dengan warga sekitar dengan ini saya memberikan informasi berkaitan dengan Flu Burung.



Dari berbagai literatur yang saya baca dan dari pengetahuan yang saya peroleh selama studi di Institut Unggas Tier Medizin, Ludwig Maximilians Universitaet Muenchen Jerman, diperoleh informasi bahwa:

1. Virus Avian Influenza (AI) tipe A subtipe H5N1 yang berasal dari ayam tidak dapat menular ke manusia karena adanya perbedaan reseptor sel ungas dan sel manusia untuk virus tersebut. Jika virus tersebut dapat menular, ke manusia maka yang berpeluang terinfeksi terlebih dahulu adalah para dokter hewan, peneliti virus AI-H5N1 di laboratorium, pemelihara ayam, pekerja kandang, pemotong dan penjual ayam.



2. Anggapan bahwa semua unggas dapat terinfeksi AI-H5N1 adalah kurang benar karena virus tersebut terutama menyerang ayam, burung puyuh, kalkun, dan burung unta.



3. Sampai dengan saat ini belum ada bukti ilmiah yang menyetakan merpati, perkutut, derkuku, cendet, cucakrawa, murai batu, kutilang, parkit, kenari dan burung ocehan lainnya terinfeksi AI-H5N1. Jika aksi tindakan pemusnahan terhadap burung jenis tersebut merupakan tindakan yang kurang bijaksana dan cenderung merugikan masyarakat.



4. Entok, angsa, itik, dan unggas air di laut terbukti secara normal membawa virus AI-H5N1. Unggas air itu dapat hidup sehat dan normal meski di dalam tubuhnya dijumpai adanya virus tersebut. Pemusnahan unggas yang sehat merupakan tindakan yang kurang bijaksana. Unggas tersebut telah ribuan tahun menjadi tempat hidup virus AI-H5N1. 



5. Vaksinasi unggas dengan menggunakan vaksin AI H5N1 sejak tahun 1994 telah DILARANG di Jerman dan negara maju lainnya karena vaksinasi justeru dapat membahayakan kesehatan manusia. Vaksinasi di suatu daerah tidak dapat memusnahkan 100% virus AI H5N1 di daerah tersebut sehingga justeru berpotensi untuk memunculkan wabah virus pada unggas pada tahun berikutnya setelah vaksinasi.



6. Metode Rapid Test atau tes cepat tidak bisa dipakai untuk meneguhkan diagnosa terinfeksi AI H5N1.Tindakan pemusnahan unggas sehat yang didasarkan dari hasil uji dengan Rapid Test di lapangan sangat merugikan masyarakat.



Informasi di atas diberikan agar masyarakat dan pemerintah serta KOMNAS FLU BURUNG dapat menyikapi kasus Flu Burung dengan bijaksana.



Salam,

Dr. drh. Edi Boedi Santosa MP
Dosen Fakultas Kedokteran Hewan UGM



source artikel : Saefanie W
perangkum : _ayahnya aiz-